Bareskrim Mabes Polri meringkus seorang warga Kota Bekasi, Jawa Barat dalam kasus penyebaran berita bohong tentang ijazah palsu Presiden Joko Widodo ( Jokowi). Tersangka adalah Umar Kholid Harahap, 28 tahun.

Umar dibekuk polisi di rumahnya, Kampung Mede, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Sabtu malam pekan lalu. Ketika penangkapan, polisi didampingi oleh dua orang petugas keamanan lingkungan di kawasan tersebut.

“Saya memerintahkan anak buah untuk mendampingi,” kata pengurus rukun tetangga di Kampung Mede, Jayadi, Senin, 21 Januari 2019.

Menurut Jayadi, Umar tinggal di Mede baru sekitar tiga bulan lalu bersama dengan istri dan anaknya yang masih balita. Selama tinggal di lingkungan itu, kata dia, Umar tidak melapor atau menitipkan identitas diri kepada pengurus rukun warga atau rukun tetangga. “Makanya saya kaget begitu ada polisi datang ke sini,” ujar Jayadi.

Sepengetahuan Jayadi, Umar tak pernah macam-macam di lingkungannya. Umar, kata dia, merupakan seorang pengusaha pembuatan gypsum tak jauh dari tempat tinggalnya. “Saya tidak tahu pilihan politiknya, karena memang masih baru. Begitu juga dengan warga di sekitar tempat tinggalnya juga tidak paham,” ujar Jayadi.

IG : @jastvnet
FB : jastvnet