Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri mengagendakan kembali pemeriksaan terhadap mubaligh muda Habib Muhammad Bahar bin Smith pada Kamis, 6 Desember 2018 mendatang.

Sedianya, pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) terhadap kepala negara.

“Tim penyidik Bareskrim mengirim surat panggilan baru kepada Habib Bahar Smith untuk dimintai keterangan pada hari Kamis, 6 Desember 2018 di Dittipidum Bareskrim‎ ”

Pihak kepolisian sendiri telah mengantongi keterangan dari 11 saksi dan empat ahli terkait kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) yang diduga dilakukan oleh Habib Bahar. Polisi pun telah menyita sejumlah barang bukti terkait kasus ini.

“Dari hasil penyelidikan sementara penyidik juga telah menyita delapan barang bukti yang terkait dengan peristiwa tersebut guna kepentingan penyidikan,”

IG : @jastvnet
FB : jastvnet