Musikus Ahmad Dhani telah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Ia mulai menempati ruang di balik jeruji besi pada Senin, 28 Januari 2019 usai Pengadilan Negeri Jakarta Selata (PN Jaksel) memvonisnya 18 bulan penjara.

Ahmad Dhani yang juga caleg dari Partai Gerindra itu dipenjara lantaran terbukti secara sah dan meyakinkan telah menyebarkan ujaran kebencian hingga meresahkan masyarakat.
1. Alasan Ajukan Banding
Pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis mengatakan, banding diajukan dengan alasan Ahmad Dhani tidak pernah mengakui cuitan sebagai suatu perbuatan pidana.

“Artinya kami akan terus melakukan perlawanan hukum, kami akan menempuh mekanisme hukum, khususnya di tingkatan peradilan. Kan kemarin ke Pengadilan Negeri, ini kita akan ke Pengadilan Tinggi,” kata Ali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

Sementara itu, menurut Ketua Dewan Penasihat Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Hisar Tambunan, ada beberapa alasan mengapa banding ini diajukan. Ia memastikan, pihaknya melihat pertimbangan majelis hakim tidak melihat pada fakta-fakta yang ada.

2. Yakin Bebas
Pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis berharap, banding ini akan membebaskan Ahmad Dhani dari putusan vonis penjara yang menimpanya.

“Ya harapannya diputus bebas,” tutur Ali.

Dia menilai, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis ke Ahmad Dhani tidak sesuai dengan norma-norma hukum.
Menurut Ketua Dewan Penasihat Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Hisar Tambunan, ada beberapa alasan mengapa banding ini diajukan. Ia memastikan, pihaknya melihat pertimbangan majelis hakim tidak melihat pada fakta-fakta yang ada.

3. Ajukan Banding Bukan Karena Tak Patuh
Hisar juga menegaskan, banding ini diajukan Ahmad Dhani dan timnya bukan karena pihaknya tidak dapat menerima kekalahan. Namun, pihaknya ingin agar proses hukum berjalan sesuai koridor berdasarkan fakta yang ada.

4. Tak Ingin Dipindahkan
Selain itu, Hisar mengaku tidak setuju dengan pemindahan Ahmad Dhani ke Surabaya.

“Pertimbangannya ada sisi kemanusiaan dimana kami merasa kami berharap bahwa cukuplah Mas Dhani yang dihukum, jangan keluarga ikut dihukum. Kenapa keluarga dihukum, dengan Mas Dhani pindah ke sana maka keluarga untuk akses ketemu berinteraksi, berkomunikasi jadi tertutup,” tandas Hisar.

IG : @jastvnet
FB : jastvnet